さよなら絵梨

Blog penggemar · one-shot Tatsuki Fujimoto · Shōnen Jump+ 2022

Goodbye, Eri

Seorang anak, sebuah ponsel, gadis yang cinta film, dan ledakan yang tidak diminta siapa pun. Semua yang perlu kamu tahu tentang one-shot 200 halaman karya Fujimoto, direkam seperti video ponsel.

Langsung ke alur ↓

Gulir = putar · Bar bawah = lompat adegan · Spoiler hanya setelah gerbang

Sampul volume Jepang さよなら絵梨: Eri di layar ponsel yang dipegang mendatar
Sampul volume JP · © Tatsuki Fujimoto / Shueisha

REEL A · Tentang karya

Film tentang film

Bagian ini bebas spoiler. Apa itu Goodbye, Eri, siapa pembuatnya, dan kenapa orang masih membicarakannya.

Yuta Itō mendapat ponsel di hari ulang tahunnya, sekaligus tugas dari ibunya yang sakit: rekam dia setiap hari, sampai akhir. Film yang ia buat dari rekaman itu membuatnya ditertawakan satu sekolah. Di titik terendahnya, ia bertemu Eri, gadis yang justru menyukai film itu, dan ingin membuat film baru bersamanya.

Hampir seluruh manganya digambar seolah dilihat lewat kamera ponsel Yuta: grid panel lebar yang sama, halaman demi halaman, seperti bingkai di layar. Membacanya terasa seperti menonton rekaman, dan memang itu tujuannya. Goodbye, Eri terus bertanya: seberapa nyata yang kita rekam, dan yang kita ingat?

Judul Jepang
さよなら絵梨 · Sayonara Eri
Cerita & gambar
Tatsuki Fujimoto
Jenis
One-shot · 200 halaman · 1 volume
Rilis
11 April 2022 · Shōnen Jump+
Volume (JP)
4 Juli 2022 · Jump Comics+, Shueisha
Bahasa Inggris
Simultan di Manga Plus & VIZ · cetak 27 Juni 2023
Genre
Drama · coming-of-age · meta-fiksi
Sebelumnya
Look Back (2021)
0halaman, one-shot terpanjang Fujimoto
0view di Jump+ dalam sehari
0Kono Manga ga Sugoi! 2023, kategori pria
0nominasi penghargaan AS: Harvey & Eisner

REEL B · Tokoh

Di depan kamera, di balik kamera

Setiap tokoh punya dua versi: yang ada di film Yuta dan yang asli. Ketuk “RAW” untuk melihat versi tanpa sunting (berisi spoiler).

Yuta Itō, ilustrasi promo resmiCAM 01

Protagonis · sutradara

Yuta Itō

Anak yang merekam segalanya. Film pertamanya, tentang sakit ibunya, berakhir dengan dirinya berlari dari rumah sakit yang meledak, dan satu sekolah membencinya.

Ia memotong bagian buruk dari filmnya, juga dari ingatannya. Saat dewasa ia kehilangan istri, anak, dan ayahnya dalam kecelakaan mobil, dan bertahun-tahun terus menyunting ulang film Eri.

  • pembuat film
  • duka
  • penyunting kenangan
Eri di layar ponsel, dari sampul volumeEri, ilustrasi promo resmi hitam putihCAM 02

Heroine · produser

Eri

Ceria, percaya diri, sedikit misterius. Ia menyukai ledakan yang dibenci semua orang, lalu menyeret Yuta menonton film demi film. Di film mereka ia berperan sebagai vampir.

Ia berkacamata dan selalu melepasnya saat syuting. Teman-temannya bilang ia bisa ketus dan egois. Ia sakit parah, setidaknya begitu kelihatannya, karena bagian vampir itu mungkin sama sekali bukan fiksi.

  • maniak film
  • vampir?
  • kacamata di balik layar
Ibu Yuta, panel mangaCAM 03

Subjek pertama

Ibu Yuta

Ibu lembut yang sekarat dan meminta putranya merekam hari-hari terakhirnya, agar ia punya sesuatu untuk dikenang.

Ia kasar kepada putra dan suaminya. Film itu dimaksudkan untuk mengambil untung dari sakitnya jika ia sembuh, atau memastikan ia dikenang dengan baik jika ia meninggal.

  • rumah sakit
  • Dead Explosion Mother
Ayah Yuta, panel mangaCAM 04

Pemeran pendukung

Ayah Yuta

Lebih sering di latar belakang rekaman, pendiam dan pasif.

Saat Yuta ingin menyerah pada film Eri, ia mendorongnya menyelesaikannya, dan menceritakan kebenaran tentang ibunya. Banyak pembaca menganggapnya cerminan Fujimoto sendiri.

  • mentor
  • pembawa kebenaran
Teman sekelas Yuta, panel mangaCAM 05

Saksi

Teman sekelas

Penonton di dua pemutaran sekolah Yuta: mengejek film pertama dan menangisi film kedua.

Salah satu teman Eri menghadapi Yuta setelah pemutaran: Eri di layar bukan Eri yang ia kenal. Pada akhirnya mereka sepakat lebih suka mengingat Eri seperti di film.

  • ingatan vs kebenaran
Tauchi, panel mangaCAM 06

Pemeran minor · perawat

Tauchi

Salah satu dari sedikit tokoh sampingan yang punya nama, berseragam di rumah sakit tempat banyak adegan direkam.

Bukti betapa kecilnya dunia yang dibuat Fujimoto: selain Yuta dan Eri, hampir tak ada tokoh yang diberi nama.

  • rumah sakit
  • figuran bernama

REEL C · Survei lokasi

Lokasi syuting

Goodbye, Eri hanya berlangsung di beberapa tempat biasa. Setiap tempat muncul lagi, dan maknanya berbeda saat kedua kalinya.

SCENE
01
LOC
Rumah sakit
INT/EXT
INT · EXT

Rumah sakit & atapnya

Tempat Yuta merekam ibunya, tempat film pertamanya berakhir dengan ledakan, dan di atapnya ia bertemu Eri.

SCENE
02
LOC
Sekolah
INT/EXT
INT

Pemutaran di sekolah

Kedua film Yuta tayang perdana di depan teman-temannya. Yang pertama diejek. Yang kedua membuat orang yang sama menangis.

SCENE
03
LOC
Ruang pemutaran
INT/EXT
INT

Ruang pemutaran rahasia

Markas Eri: proyektor, sofa, rak penuh film. Mereka maraton film di sini, dan gedung inilah yang muncul lagi bertahun-tahun kemudian.

SCENE
04
LOC
Pantai
INT/EXT
EXT

Pantai

Rekaman paling bahagia di filmnya, sampai Eri pingsan di tengah-tengahnya.

SCENE
∞
LOC
Layar ponsel
INT/EXT
?

Latar sebenarnya: bingkai

Hampir semua yang kita lihat ada di ponsel Yuta atau hasil suntingannya. Satu-satunya tempat yang tak pernah ditinggalkan cerita ini adalah kamera.

REEL D · Bahasa kamera

Manga yang ditonton

Fujimoto menyusun seluruh bukunya seperti storyboard film. Coba mode kamera di bawah pada contoh halaman.

REEL E · Galeri

Still resmi

Sampul dan ilustrasi promo resmi. Klik bingkai untuk memperbesar.

Spoiler penuh mulai sini

Putar rekamannya

Di bawah ini seluruh cerita dalam sembilan potongan, dari ulang tahun sampai ledakan terakhir. Belum baca? Baca dulu (gratis), lalu kembali ke sini.

CUT 01 · 00:00:00

誕生日Ulang tahun

Yuta Itō mendapat smartphone di hari ulang tahunnya. Ibunya, yang sakit parah, memberinya tugas bersama hadiah itu.

パチ
Hari ulang tahun. Ponsel baru. Hal pertama yang ia arahkan kameranya adalah ibunya.
Halaman judul resmi: tangan memegang ponsel bertuliskan さよなら絵梨
Ibu Yuta

Rekam Ibu. Jadikan film.

Jadi ia merekam.

CUT 02 · 00:03:12

爆発Dead Explosion Mother

Berbulan-bulan rekaman: kamar rumah sakit, porsi makan yang mengecil, tubuh yang makin ringan. Film yang ia sunting dari situ punya akhir yang tak terduga.

DAY 12Ibu Yuta, hari ke-12
DAY 87Ibu Yuta, hari ke-87
DAY 160Ibu Yuta, hari ke-160

Di saat terakhir, ia tak sanggup merekamnya. Ia lari keluar dari rumah sakit, dan di filmnya, gedung itu meledak di belakangnya.

ドカーン terus gulir untuk memutar akhirnya

CUT 03 · 00:06:40

上映Pemutaran

Kejutan: halaman yang baru kamu baca adalah film Yuta, sedang diputar di sekolah. Ledakannya tidak mendapat tepuk tangan.

Aula, proyektor, satu sekolah menonton.
Teman sekelas Yuta

Tidak sopan.

Ke ibunya sendiri?

Lelucon apa ini.

Guru memarahinya. Teman sekelas merundungnya.

Maka ia naik ke atap rumah sakit tempat ibunya dirawat.

CUT 04 · 00:08:05

屋上Atap

Di tepi atap, seseorang menghentikannya. Gadis yang menyukai film yang dibenci semua orang.

ヒュウ
Eri di tangga atap

Ledakannya bagian terbaik.

Yuta

...Kamu suka?

Namanya Eri.

Ia punya tawaran: buat film lagi bersama, yang akan membuat semua orang yang mengejeknya menangis.

CUT 05 · 00:10:30

映写室Ruang pemutaran

Ruang tersembunyi, proyektor, tumpukan film. Tugas sebelum syuting: tonton semuanya.

Eri dan Yuta di sofa ruang pemutaran
FILM #001Laga

Di sela syuting mereka maraton film, berdebat, lalu menonton lagi. Film mereka jadi semi-dokumenter tentang mereka berdua, dengan satu kebohongan besar: Eri adalah vampir.

CUT 06 · 00:13:48

撮影Syuting

Mereka makin dekat. Lalu, saat bermain di pantai, Eri pingsan. Ia sakit parah, sama seperti ibu Yuta.

ERI · 1/5
klik saat gambar tajam · tajam = OK, buram = NG
ザザ
Ayah Yuta
Yuta ingin berhenti. Ayahnya menyuruhnya menyelesaikannya.

Dan menceritakan kebenaran: ibunya kejam kepada mereka berdua.

CUT 07 · 00:17:20

映画Layar

Mereka menyelesaikan filmnya tepat sebelum Eri meninggal. Yuta memutarnya di sekolah.

Eri tersenyum di layar ponsel
Gambar terakhir Eri, tersenyum ke kamera, tanpa kacamata.

TAMAT

Kali ini penonton menangis. Orang-orang yang sama yang dulu mengejeknya.

Eri yang asli

Itu bukan Eri yang kukenal.

Teman Eri mengatakannya: Eri yang asli tak semudah itu disukai. Mereka berdua mengakuinya, dan sama-sama memilih versi di film.

Film memilih apa yang diingat. Bertahun-tahun, Yuta terus menyuntingnya ulang.

CUT 08 · 00:21:02

数年後Bertahun-tahun kemudian

Yuta dewasa kehilangan istri, anak, dan ayahnya dalam kecelakaan mobil. Ia kembali ke ruang pemutaran lama untuk mengakhiri hidupnya. Seseorang ada di sana.

Hujan. Jalan panjang. Rumah yang kosong.

Eri, tak menuaザッ

01

Eri. Hidup. Masih muda. Tak menua sehari pun.

02

Ia benar-benar vampir. Sesekali otaknya mati dan ingatannya terhapus.

03

Dirinya yang dulu meninggalkan catatan, juga film yang ia buat bersama Yuta, agar setiap Eri yang baru mengingatnya dan tahu harus menjadi siapa.

04

Ia bilang filmnya bagus, tapi kurang sedikit fantasi.

CUT 09 · 00:23:40 · FINAL

少し幻想Sedikit fantasi

Dengan keinginan hidup yang kembali, Yuta berpamitan pada Eri dan pergi. Setiap film butuh akhir. Kali ini kamu yang memilih.

Pilih ending

さよなら絵梨

Goodbye, Eri

Di belakangnya, gedung itu meledak, persis seperti akhir film pertamanya. Seberapa banyak yang nyata? Fujimoto tidak pernah menjawab.

Lanjut membaca ↓

REEL F · Komentar sutradara

Sebenarnya tentang apa

01

Menyunting kenangan

Yuta memotong kekejaman ibunya dan sisi tajam Eri. Ceritanya tak pernah bilang ia salah. Ia bertanya: mengingat seseorang dengan baik itu kebohongan, atau hadiah?

02

Fiksi vs kenyataan

Halaman awal ternyata film. Vampir itu cuma lelucon, sampai ternyata bukan. Ledakan terakhir membuatmu meragukan semua adegan sebelumnya. Bukunya disusun seperti lorong cermin.

03

Ledakan

Awalnya lelucon murahan yang menyinggung. Di akhir, itulah hal paling jujur yang bisa Yuta buat: duka yang menolak dirapikan. Gambar yang sama, dua makna yang sangat berbeda.

04

Kenapa kita berkarya

Seperti Look Back sebelumnya, Goodbye, Eri bercerita tentang berkarya sebagai cara bertahan dari kehilangan. Banyak pengulas membacanya sebagai cerita tentang tindakan berkarya itu sendiri.

REEL G · Di balik layar

Fun fact

Klik papan klapper untuk membuka take-nya.

REEL H · Jalur festival

Penghargaan & peringkat

  1. Editor Shihei Lin mengumumkan one-shot Fujimoto 200 halaman

  2. Rilis di Shōnen Jump+ · versi Inggris di Manga Plus & VIZ di hari yang sama

  3. Volume tunggal diterbitkan Shueisha

  4. #2 · Kono Manga ga Sugoi! 2023, kategori pria (Takarajimasha)

  5. #6 · The Best Manga 2023: Kono Manga wo Yome! (Freestyle)

  6. #7 · Manga Taishō ke-16

  7. Edisi cetak bahasa Inggris oleh VIZ Media

  8. Nominasi · Harvey Award, Best Manga

  9. Nominasi · Eisner Award, Best U.S. Edition of International Material (Asia)

REEL I · Tempat menonton

Baca versi resmi

Baca lewat sumber resmi. Dengan begitu Fujimoto bisa terus membuat ledakan.

Fujimoto lainnya, blog lainnya